Pelatihan

Bimtek Pariwisata Desa Wisata

Jogja Tama Tri Cita – Pengembangan desa wisata dianggap sebagai salah satu langkah nyata dalam pemulihan ekonomi negara. Melalui Desa wisata, penyaluran bantuan dapat ditargetkan tepat sasaran dengan manfaat yang berdampak langsung kepada masyarakat, khususnya para pelaku UMKM (UMKM) yang terdampak Pandemi Covid-19. Desa wisata menjadi salah satu cara untuk memulihkan perekonomian Indonesia, khususnya di sektor industri pariwisata. Desa wisata tersebut diciptakan guna menjadikan desa wisata Indonesia sebagai destinasi wisata berkelas dunia dan berdaya asing di tengah pandemi seperti sekarang ini. Selain itu, Desa wisata juga mampu mendorong pembangunan daerah, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta sebagai ajang promosi potensi desa wisata kepada wisatawan domestik maupun mancanegara. Baca Juga : Tour Leader Umroh Haji Diciptakannya desa wisata diharapkan dapat mendorong semua pelaku wisata dan industri kreatif untuk dapat menjadikan desa wisata mampu berkembang dalam menopang perekonomian bangsa Indonesia menjadi kuat, dan bangkit kembali dari dampak Covid-19 yang dirasakan secara dampak ekonominya, maupun dampak sosial, dan kesejahteraan masyarakat desa. Upaya pengembangan desa wisata berfokus pada pengembangan pariwisata berkelanjutan. Yang mana dalam hal ini berfokus pada tiga aspek: berkelanjutan, sosial lingkungan dan ekonomi. Terlebih pada saat ini tren pariwisata masyarakat berubah dengan lebih menyukai wisata alam. Desa wisata memiliki prospek yang bagus dan terpenting adalah pemberdayaan tenaga lokal sebagai penggeraknya. Untuk informasi kerjasama serta Pelatihan dan Bimtek Pariwisata Desa Wisata dapat menghubungi Admin Kami di nomer 0812-1501-7910. Jadwal Bimtek Pariwisata Desa Wisata Angkatan 1, 13-14 Januari 2022Angkatan 2, 17-18 Februari 2022Angkatan 3, 17-18 Maret 2022Angkatan 4, 13-14 April 2022Angkatan 5, 10-11 Mei 2022Angkatan 6, 16-17 Juni 2022Angkatan 7, 14-15 Juli 2022Angkatan 8, 10-11 Agustus 2022Angkatan 9, 8-9 September 2022Angkatan 10, 13-14 Oktober 2022Angkatan 11, 17-18 November 2022Angkatan 12, 15-16 Desember 2022

Bimtek Pariwisata Desa Wisata Read More »

Pelatihan Digitalisasi Pariwisata 2023

Jogja Tama Tri Cita – Indonesia dikenal dengan keberagaman budaya yang dimiliki, juga potensi-potensi lainnya, seperti kuliner, alam, sejarah dan lain sebagainya. Dengan keberagaman tersebut, tak salah untuk pemerintah menjadikan sektor pariwisata sebagai program pembangunan prioritas yang terus digalakkan. Diketahui bersama bahwa sektor pariwisata dalam beberapa tahun terakhir mampu memberikan usmbangsihnya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Selain itu, sektor pariwisata menjadi sektor yang berhasil dalam mengurangi angka pengangguran yaitu dengan cara membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya bagi masyarakat, khususnya masyarakat di sekitar daya tarik wisata. Sementara itu, pada era globalisasi seperti sekarang ini membuat perkembangan teknologi, informasi dan komunikasi semakin meningkat seiring berkembangnya zaman atau disebut dengan globalisasi. Pada fenomena ini, tidak dapat dipungkiri memberikan dampak positif maupun negatif. Serta harus diakui bahwa kemunculan internet sekaligus digitalisasi telah membawa banyak dampak positif juga pada segala sisi kehidupan, khususnya sektor pariwisata. Baca Juga : Pendampingan Pemandu Wisata Eco Park Kab. Sragen Kehadiran internet dan digitalisasi memberikan sumbangsih yang luar biasa untuk penghematan biaya operasional dan penggunaan waktu. Dengan begitu, diperlukan perencanaan Teknik pemasaran yang baik, tepat dan matang yang berkaitan dengan digitalisasi. Sebab digitalisasi akan sangat berguna untuk kegiatan pemasaran digital jika dimanfaatkan dengan baik dan terstruktur. Akan tetapi banyak aktor-aktor daya tarik wisata yang belum dapat mengoptimalkan penggunaan teknologi dan internet dari segi pemasaran digital destinasi wisata. Oleh sebab itu dibutuhkan pelatihan atau bimbingan teknis (Bimtek Pariwisata) yang mampu memberikan gambaran strategi yang dapat diambil dalam pemanfaatan digitalisasi untuk prospek destinasi wisata yang lebih baik. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Pelatihan / Bimtek Tingkatkan Ekonomi Kreatif dengan Perkuat Pariwisata dapat menghubungi Admin kami di 081215017910 Jadwal Pelatihan / Bimtek Digitalisasi Pariwisata Angkatan 1, 27-28 Januari 2023 Angkatan 2, 8-9 Februari 2023 Angkatan 3, 23-24 Maret 2023 Angkatan 4, 27-28 April 2023 Angkatan 5, 25-26 Mei 2023 Angkatan 6, 28-29 Juni 2023 Angkatan 7, 27-28 Juli 2023 Angkatan 8, 18-19 Agustus 2023 Angkatan 9, 28-29 September 2023 Angkatan 10, 26-27 Oktober 2023 Angkatan 11, 16-17 November 2023 Angkatan 12, 28-29 Desember 2023

Pelatihan Digitalisasi Pariwisata 2023 Read More »

Tour Leader Umroh Haji

Jogja Tama Tri Cita – Tour leader atau pemimpin perjalanan, akrab kita sebut dengan ketua rombongan. Tour leader adalah seseorang yang bertugas sebagai pemimpin rombongan dalam suatu perjalanan. Jika ada sesuatu yang terjadi dengan rombongan tersebut, maka tour leader lah yang bertanggung jawab untuk menanganinya. Bisa dikatakan, tugas dan tanggung jawab seorang tour leader cukup berat. Apalagi yang dipimpin adalah sebuah rombongan umroh, maka tanggung jawabnya bertambah lagi. Memastikan ibadahnya lancar dan pulang dengan predikat mabrur adalah salah satu tugas yang diemban tour leader umroh. Baca Juga : Bimtek Pariwisata Desa Wisata Untuk dapat menjadi seorang Tour Leader Umroh Haji, maka diperlukan pelatihan. Dalam pelatihan tersebut akan disampaikan materi antara lain: Untuk informasi dan pendaftaran dapat menghubungi Admin kami di 0812-1501-7910 Jadwal Pelatihan Tour Leader Ibadah Haji dan Umroh Angkatan 1, 6-7 Januari 2023 Angkatan 2, 3-4 Februari 2023 Angkatan 3, 10-11 Maret 2023 Angkatan 4, 7-8 April 2023 Angkatan 5,18-19 Mei 2023 Angkatan 6, 23-24 Juni 2023 Angkatan 7, 7-8 Juli 2023 Angkatan 8, 4-5 Agustus 2023 Angkatan 9, 1-2 September 2023 Angkatan 10, 6-7 Oktober 2023 Angkatan 11, 10-11 November 2023 Angkatan 12, 15-16 Desember 2023

Tour Leader Umroh Haji Read More »

Desa Wisata Solusi Pulihkan Pariwisata di Indonesia

Jogja Tama Tri Cita – Bimtek Pariwisata Desa Wisata – Pengembangan desa wisata dianggap sebagai salah satu langkah nyata dalam pemulihan ekonomi negara. Melalui Desa wisata, penyaluran bantuan dapat ditargetkan tepat sasaran dengan manfaat yang berdampak langsung kepada masyarakat, khususnya para pelaku UMKM (UMKM) yang terdampak Pandemi Covid-19. Desa wisata menjadi salah satu cara untuk memulihkan perekonomian Indonesia, khususnya di sektor industri pariwisata. Desa wisata tersebut diciptakan guna menjadikan desa wisata Indonesia sebagai destinasi wisata berkelas dunia dan berdaya asing di tengah pandemi seperti sekarang ini. Baca Juga : Pendampingan Pemandu Wisata Eco Park Kab. Sragen Selain itu, Desa wisata juga mampu mendorong pembangunan daerah, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta sebagai ajang promosi potensi desa wisata kepada wisatawan domestik maupun mancanegara. Diciptakannya desa wisata diharapkan dapat mendorong semua pelaku wisata dan industri kreatif untuk dapat menjadikan desa wisata mampu berkembang dalam menopang perekonomian bangsa Indonesia menjadi kuat, dan bangkit kembali dari dampak Covid-19 yang dirasakan secara dampak ekonominya, maupun dampak sosial, dan kesejahteraan masyarakat desa. Upaya pengembangan desa wisata berfokus pada pengembangan pariwisata berkelanjutan. Yang mana dalam hal ini berfokus pada tiga aspek: berkelanjutan, sosial lingkungan dan ekonomi. Terlebih pada saat ini tren pariwisata masyarakat berubah dengan lebih menyukai wisata alam. Desa wisata memiliki prospek yang bagus dan terpenting adalah pemberdayaan tenaga lokal sebagai penggeraknya. Untuk informasi kerjasama serta Pelatihan dan Sertifikasi Manajemen Akuntansi Perhotelan dapat menghubungi Admin Kami di nomer 0812-1501-7910. Jadwal Bimtek Pariwisata Desa Wisata Angkatan 1, 13-14 Januari 2023Angkatan 2, 17-18 Februari 2023Angkatan 3, 17-18 Maret 2023Angkatan 4, 13-14 April 2023Angkatan 5, 10-11 Mei 2023Angkatan 6, 16-17 Juni 2023Angkatan 7, 14-15 Juli 2023Angkatan 8, 10-11 Agustus 2023Angkatan 9, 8-9 September 2023Angkatan 10, 13-14 Oktober 2023Angkatan 11, 17-18 November 2023Angkatan 12, 15-16 Desember 2023

Desa Wisata Solusi Pulihkan Pariwisata di Indonesia Read More »

konsultan

Bimtek Digitalisasi Pariwisata

Jogja Tama Tri Cita-Indonesia dikenal dengan keberagaman budaya yang dimiliki, juga potensi-potensi lainnya, seperti kuliner, alam, sejarah dan lain sebagainya. Dengan keberagaman tersebut, tak salah untuk pemerintah menjadikan sektor pariwisata sebagai program pembangunan prioritas yang terus digalakkan. Diketahui bersama bahwa sektor pariwisata dalam beberapa tahun terakhir mampu memberikan usmbangsihnya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Selain itu, sektor pariwisata menjadi sektor yang berhasil dalam mengurangi angka pengangguran yaitu dengan cara membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya bagi masyarakat, khususnya masyarakat di sekitar daya tarik wisata. Sementara itu, pada era globalisasi seperti sekarang ini membuat perkembangan teknologi, informasi dan komunikasi semakin meningkat seiring berkembangnya zaman. Pada fenomena ini, tidak dapat dipungkiri memberikan dampak positif maupun negatif. Serta harus diakui bahwa kemunculan internet sekaligus digitalisasi telah membawa banyak dampak positif juga pada segala sisi kehidupan, khususnya sektor pariwisata. Baca Juga : Bimtek Pariwisata Desa Wisata Kehadiran internet dan digitalisasi memberikan sumbangsih yang luar biasa untuk penghematan biaya operasional dan penggunaan waktu. Dengan begitu, diperlukan perencanaan Teknik pemasaran yang baik, tepat dan matang yang berkaitan dengan digitalisasi. Sebab digitalisasi akan sangat berguna untuk kegiatan pemasaran digital jika dimanfaatkan dengan baik dan terstruktur. Akan tetapi banyak aktor-aktor daya tarik wisata yang belum dapat mengoptimalkan penggunaan teknologi dan internet dari segi pemasaran digital destinasi wisata. Oleh sebab itu dibutuhkan pelatihan atau bimbingan teknis (Bimtek) yang mampu memberikan gambaran strategi yang dapat diambil dalam pemanfaatan digitalisasi untuk prospek destinasi wisata yang lebih baik. Jadwal Pelatihan Digitalisasi Pariwisata Angkatan 1, 27-28 Januari 2022Angkatan 2, 8-9 Februari 2022Angkatan 3, 23-24 Maret 2022Angkatan 4, 27-28 April 2022Angkatan 5, 25-26 Mei 2022Angkatan 6, 28-29 Juni 2022Angkatan 7, 27-28 Juli 2022Angkatan 8, 18-19 Agustus 2022Angkatan 9, 28-29 September 2022Angkatan 10, 26-27 Oktober 2022Angkatan 11, 16-17 November 2022Angkatan 12, 28-29 Desember 2022 Untuk informasi lebih lanjut mengenai Pelatihan / Bimtek Digitalisasi Pariwisata dapat menghubungi Admin kami di 081215017910

Bimtek Digitalisasi Pariwisata Read More »

Bimtek Pariwisata Desa Wisata

Jogja Tama Tri Cita – Pengembangan desa wisata dianggap sebagai salah satu langkah nyata dalam pemulihan ekonomi negara. Melalui Desa wisata, penyaluran bantuan dapat ditargetkan tepat sasaran dengan manfaat yang berdampak langsung kepada masyarakat, khususnya para pelaku UMKM (UMKM) yang terdampak Pandemi Covid-19. Desa wisata menjadi salah satu cara untuk memulihkan perekonomian Indonesia, khususnya di sektor industri pariwisata. Desa wisata tersebut diciptakan guna menjadikan desa wisata Indonesia sebagai destinasi wisata berkelas dunia dan berdaya asing di tengah pandemi seperti sekarang ini. Selain itu, Desa wisata juga mampu mendorong pembangunan daerah, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta sebagai ajang promosi potensi desa wisata kepada wisatawan domestik maupun mancanegara. Baca Juga : Pendampingan Pemandu Wisata Eco Park Kab. Sragen Diciptakannya desa wisata diharapkan dapat mendorong semua pelaku wisata dan industri kreatif untuk dapat menjadikan desa wisata mampu berkembang dalam menopang perekonomian bangsa Indonesia menjadi kuat, dan bangkit kembali dari dampak Covid-19 yang dirasakan secara dampak ekonominya, maupun dampak sosial, dan kesejahteraan masyarakat desa. Upaya pengembangan desa wisata berfokus pada pengembangan pariwisata berkelanjutan. Yang mana dalam hal ini berfokus pada tiga aspek: berkelanjutan, sosial lingkungan dan ekonomi. Terlebih pada saat ini tren pariwisata masyarakat berubah dengan lebih menyukai wisata alam. Desa wisata memiliki prospek yang bagus dan terpenting adalah pemberdayaan tenaga lokal sebagai penggeraknya. Untuk informasi kerjasama serta Pelatihan dan Sertifikasi Manajemen Akuntansi Perhotelan dapat menghubungi Admin Kami di nomer 0812-1501-7910. Jadwal Bimtek Pariwisata Desa Wisata Angkatan 1, 13-14 Januari 2022Angkatan 2, 17-18 Februari 2022Angkatan 3, 17-18 Maret 2022Angkatan 4, 13-14 April 2022Angkatan 5, 10-11 Mei 2022Angkatan 6, 16-17 Juni 2022Angkatan 7, 14-15 Juli 2022Angkatan 8, 10-11 Agustus 2022Angkatan 9, 8-9 September 2022Angkatan 10, 13-14 Oktober 2022Angkatan 11, 17-18 November 2022 Angkatan 12, 15-16 Desember 2022

Bimtek Pariwisata Desa Wisata Read More »

Pendampingan Pemandu Wisata Eco Park Kab. Sragen

Jogja Tama Tri Cita – Jogja Tama Tri Cita (JTTC) berkesempatan untuk bekerjasama dengan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kab. Sragen kesekian kalinya. Bentuk kerjasama yang dilakukan pada kali ini berupa Pelatihan Pariwisata di bidang Pemandu Wisata Buatan Ecopark di Kab. Sragen. Pelatihan pariwisata ini dengan menyasar peserta pelatihan yaitu aktor-aktor pariwisata yang bekerja sebagai pemandu wisata di Kab. Sragen. Pelatihan pariwisata ini dilakukan sebanyak tiga kali dan satu kali yaitu berupa kunjungan ke tempat wisata buatan Ecopark Kab. Sragen. Selama pelatihan pariwisata ini didampingi oleh trainer-trainer akademisi dan praktisi yang telah berkompeten di bidangnya yaitu di bidang pendampingan daya tarik wisata, baik itu daya tarik wisata alami maupun buatan. Baca Juga : Peningkatan Mutu Manajemen UMKM oleh Disnaker Gunungkidul Pada pelatihan pertama dilakukan selama empat hari, yaitu tertanggal pada 18-21 April 2022 bertempatan di Ndayu Park Sragen. Pada pelatihan pertama para trainer yang tergabung dari akademisi dan praktisi memberikan materi sebagai berikut pengetahuan dasar Ecopark, standar presentasi personal Pramuwisata, dan Guiding Technique  Pemandu Wisata Buatan. Kemudian pada hari kedua, pelatihan pariwisata ini membawakan materi berupa, mengembangkan dan memelihara pengetahuan tentang Ekowisata, mengkoordinasikan dan mengoperasikan perjalanan Ekowisata, menyiapkan dan menyajikan informasi Ekowisata. Selanjutnya pada hari ketiga pelatihan pariwisata pendampingan pemandu wisata buatan Ecopark, membawakan materi yaitu menerapkan kegiatan wisata yang meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan dan sosial budaya, dan lain sebagainya. Harapan dari dilaksanakannya pelatihan pariwisata pendampingan pemandu wisata buatan Ecopark Kab. Sragen adalah untuk menciptakan actor-aktor pariwisata untuk lebih siap dalam menyambut dan melayani wisatawan baik lokal maupun mancanegara dengan lebih baik dan kompeten ketika berkunjung ke tempat wisata buatan ecopark yang terdapat di Kab. Sragen. Untuk informasi mengenai kerjasama di bidang pariwisata dan pendampingan pariwisata dapat menghubungi Mira (0812-1501-7910)

Pendampingan Pemandu Wisata Eco Park Kab. Sragen Read More »

Peningkatan Mutu Manajemen UMKM oleh Disnaker Gunungkidul

Jogja Tama Tri Cita –  Manajemen keuangan merupakan masalah yang sering dijumpai dalam pengelolaan UMKM di Indonesia. Terlebih jika melihat kondisi saat ini tengah berada di kondisi pandemi yang mana sedikit banyak memberikan dampak bagi keberlangsungan operasional UMKM. Terdapat banyak UMKM yang tidak dibekali dengan ilmu manajemen keuangan seperti rencana permodalan dalam jangka pendek/panjang, pencatatan transaksi keuangan, mengontrol kas usaha dan lain sebagainya. Tanpa adanya pembekalan ilmu tersebut, seringkali kita temukan UMKM hanya bermodal nekat dan cenderung mengabaikan kemampuan dan pengetahuan manajerial keuangan yang dibutuhkan dalam berwirausaha. Bagi pelaku-pelaku UMKM yang kurang atau tidak memiliki bekal manajemen keuangan yang ditempuh melalui Pendidikan formal, akan lebih banyak mengandalkan perkiraan logika yang dimiliki. Baca Juga : Pengelolaan Desa Wisata dan Daya Tarik Wisata Diadakannya pelatihan mengenai pengelolaan manajemen keuangan tentu diperlukan, untuk memberikan wawasan atau pengetahuan mengenai aliran kas masuk dan keluar uang kas setiap bulan. Sehingga operasional UMKM tersebut dapat berjalan lebih efektif serta efisien. Pelatihan-pelatihan manajemen keuangan tersebut berupa pencatatan penjurnalan, emposting buku besar, neraca, laporan laba rugi, laporan ekuitas serta laporan arus kas. Diklat yang diadakan oleh JTTC dan Dinas Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Ketenagakerjaan bidang UMKM Gunungkidul memberikan materi kepada para pelaku UMKM diantaranya : Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan oleh JTTC tersebut dilaksanakan di Omah Kayu, Wonosari tentu saja memberikan ilmu pemahaman yang baru bagi pelaku-pelaku UMKM mengenai manajemen keuangan usaha. Melalui trainer-trainer JTTC yang berkompeten di bidangnya, materi-materi tersebut dapat disalurkan dengan baik kepada para peserta. Untuk informasi, pendaftaran dan kerjasama di bidang pelatihan dapat menghubungi Mira (081215017910)

Peningkatan Mutu Manajemen UMKM oleh Disnaker Gunungkidul Read More »

Pengelolaan Desa Wisata dan Daya Tarik Wisata

Jogja Tama Tri Cita – Kegiatan Pendampingan Pengelolaan Desa Wisata dan Daya Tarik Wisata (DTW) tahun 2022 yang dicanangkan oleh Badan Pelaksana Otorita Borobudur (BOB) bersama dengan Jogja Tourism Training Center (JTTC) resmi dibuka dengan berlokasi di Desa Pagerharjo, Kulon Progo. Jalinan kerjasama tersebut bukan kali pertama dilakukan, melainkan tahun ini merupakan tahun ketiga Badan Pelaksana Otorita Borobudur melakukan kerjasama. Rangkaian acara pembukaan pelatihan dan pendampingan pengelolaan desa wisata dan daya tarik wisata tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata DIY, Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Borobudur, Kepala Dinas Pariwisata Kab. Kulonprogo, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kab. Magelang, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kab. Purworejo, Direktur Utama JTTC, Kepala Desa dan Ketua Pokdarwis Desa Pandanrejo, Sedayu, Benowo, Ngargoretno, Ngargosari, Gerbosari, dan Pagerharjo. Baca Juga : Disnaker Membuka Diklat Usaha Makanan dan Minuman Kekinian Peserta dalam kegiatan Pelatihan dan Pendampingan Desa Wisata terdapat sebanyak tujuh desa yang tersebar di tiga kabupaten provinsi Jawa Tengah dan Yogyakarta. Ketujuh desa tersebut Desa Pagerharjo, Desa Gerbosari, Desa Ngargosari, Desa Sedayu, Desa Benowo, Desa Pandanrejo dan Desa Ngargoretno yang menjadi sasaran pelatihan tersebut nantinya diharapkan dapat membawa angin segar sebagai pendukung daya tarik destinasi wisata nasional Borobudur Highland. Selain itu harapan dari diadakannya Kegiatan Pelatihan dan Pendampingan Pengelolaan Desa Wisata dan Daya Tarik Wisata sekitar Borobudur Highland itu bertujuan untuk mempersiapkan travel package Borobudur Highland yang nantinya dapat menyambut wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Serta membantu dalam meningkatkan kualitas pariwisata yang terdapat di sana. Terlebih lagi desa-desa di kawasan pariwisata telah memiliki potensi untuk memajukan sektor pariwisata. Untuk informasi, pendaftaran dan kerjasama di bidang pelatihan food and beverage dapat menghubungi Mira (0812-3299-9470).

Pengelolaan Desa Wisata dan Daya Tarik Wisata Read More »

Disnaker Membuka Diklat Usaha Makanan dan Minuman Kekinian

Jogja Tama Tri Cita – Diklat Usaha Mengelola Makanan Minuman – Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaker) Kota Yogyakarta telah berkolaborasi dengan Jogja Tama Tri Cita (JTTC) sejak tahun 2014, berkolaborasi bersama dengan Funstudy sebagai mitra penyedia narasumber program wirausaha pada bulan Maret lalu. JTTC sebagai mitra Disnaker ini memiliki tugas dan kewajiban dalam sisi peningkatan kompetensi dan pemberian materi kepada peserta pelatihan yang dilaksanakan oleh Disnaker.  Kegiatan yang telah dilaksanakan pada tanggal 7 Maret – 18 Maret 2022 ini dibuat untuk memberikan pengajaran kepada sejumlah karyawan Pabrik Rokok Taru Martani, hal ini dilakukan untuk meningkatkan skill serta knowledge SDM Taru Martani. Kegiatan tersebut memberikan pengaruh yang sangat besar kepada sejumlah karyawan Taru Martani yang menjadi peserta pelatihan untuk dapat meningkatkan imajinasi dan kreativitas dalam membuat menu makanan-makanan yang baru yang dinilai dapat menarik perhatian dari masyarakat, yang mana menu makanan-makanan tersebut tidak hanya lezat untuk disantap, namun juga menarik untuk diposting di media sosial. Baca Juga : Pendampingan Pemandu Wisata Eco Park Kab. Sragen Dalam kegiatan tersebut terdapat 10 materi yang dibawakan, diantaranya pelatihan membuat aneka coklat, dimsum, aneka olahan ayam, kebab, indian food, kue pukis, aneka ramen, kopi, teh, dan aneka olahan tela-tela. Dengan diadakannya kegiatan pelatihan ini memiliki dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat. Tidak hanya itu, peserta juga dapat memperoleh skill dan knowledge dalam mengelola bisnis pembuatan makanan dan minuman untuk foodstall. Sehingga melalui pelatihan ini, peserta akan memiliki effect positif dalam memperluas relasi serta penguatan skills individu dalam mengembangkan skill dan knowledge SDM Taru Martani. Untuk informasi, pendaftaran dan kerjasama di bidang pelatihan dapat menghubungi Mira (081215017910)

Disnaker Membuka Diklat Usaha Makanan dan Minuman Kekinian Read More »