Pengelolaan Desa Wisata

Jadwal Pelatihan Pengembangan Destinasi Wisata 2023

Jogja Tama Tri Cita – Indonesia memiliki potensi akan budaya dan kearifan lokal dalam perkembangan dunia pariwisata menjadi bagian dari produk kreativitas manusia yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi dan begitu banyak. Industri pariwiwsata jika ditinjau dari kekayaan budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, secara tidak langsung hal tersebut memberikan peran penting bagi perkembangan budaya di Indonesia. Sebab dengan adanya suatu objek wisata maka dapat memperkenalkan keragaman budaya yang dimiliki, seperti kesenian tari, kesenian tradisional, upacara adat atau agama yang dapat menarik perhatian masyarakat setempat sampai mancanegara untuk datang ke Day aTarik Wisata tersebut. Kebudayaan yang dimiliki dapat menjadi kekuatan suatu wilayah untuk maju dan berkembang dan bersaing dengan daya tarik wisata yang lainnya. Jika kekayaan kebudayaan dapat dikelola dan dimanfaatkan dengan baik, akan menghasilkan hasil yang baik pula dalam hal perekonomian wilayah tersebut. Baca Juga : Jadwal Pelatihan Hotel Hygiene dan Sanitation 2023 Melihat urgensi di atas, perlu diadakan Pelatihan atau Bimbingan Teknis (Bimtek) Pariwisata Pengembangan Destinasi Wisata Melalui Eksistensi Sejarah dan Budaya Lokal. Dengan diadakannya pelatihan atau Bimtek pariwisata ini akan memberikan gambaran mengenai strategi-strategi yang dapat diterapkan untuk mengembangkan destinasi wisata melalui eksistensi sejarah dan budaya lokal. Pada Bimtek Pariwisata ini akan membahas mengenai strategi peningkatan wisata budaya lokal yang dirumuskan berdasarkan strength, weakness, opportunity dan threats budaya lokal. Materi Bimtek Pariwisata Pengembangan Destinasi Wisata Melalui Eksistensi Sejarah dan Budaya Lokal meliputi: (1) meningkatkan potensi budaya lokal melalui kerjasama dengan Pemerintah maupun pihak swasta (2) meningkatkan potensi budaya lokal yang didukung dengan sentra kerajinan budaya dan peranan masyarakat lokal dan kelompok sadar wisata (3) memperbaiki pemasaran destinasi wisata budaya melalui kerjasama dengan pihak-pihak terkait, pemerintah dan dukungan masyarakat lokal (4) memperbaiki infrastruktur pendukung pada lokasi pariwisata budaya (5) meningkatkan kerjasama kepariwisaatan budaya antar daerah/kabupaten khususnya daerah yang berlokasi di wilayah pesisir pantai utara (6) memperbaiki tata kelola pada manajemen wisata budaya (7) perbaikan kualitas SDM sektor pariwisata khususnya pariwisata budaya dengan pelatihan dan pendampingan (8) mempertahankan keunikan pariwisata budaya sesuai dengan kearifan lokal yang didukung oleh produk kerajinan lokal Jadwal Pelatihan Pendampingan dan Pengembangan Destinasi Wisata 2023 Angkatan 1, 27-28 Januari 2023Angkatan 2, 24-25 Februari 2023Angkatan 3, 23-24 Maret 2023Angkatan 4, 27-28 April 2023Angkatan 5, 24-25 Mei 2023Angkatan 6, 28-29 Juni 2023Angkatan 7, 27-28 Juli 2023Angkatan 8, 18-19 Agustus 2023Angkatan 9, 28-29 September 2023Angkatan 10, 26-27 Oktober 2023Angkatan 11, 16-17 November 2023Angkatan 12, 28-29 Desember 2023 Untuk informasi lebih lanjut mengenai Pelatihan BimTek Pariwisata dapat menghubungi Admin kami di 081215017910

Jadwal Pelatihan Pengembangan Destinasi Wisata 2023 Read More »

travel consultant

Pelatihan Wisata Homestay di Daerah Pegunungan

Jogja Tama Tri Cita – Untuk terus mengembangkan pariwisata di desa wisata, homestay menjadi salah satu aspek penunjang yang harus dimiliki desa-desa wisata. Pasalnya, homestay memiliki peran penting dalam memberikan pengalaman otentik kepada wisatawan. Saat menginap di homestay wisatawan akan diajak berbaur dengan masyarakat setempat. Ini menjadi pengalaman yang istimewa. Tidak bisa ditemukan di negara atau daerah asalnya. Misalnya, ikut menyiapkan hidangan untuk disantap bersama. Melalui kegiatan itu, wisatawan dapat belajar soal kuliner setempat, mulai dari komposisi bumbu, lama memasak, alat apa saja yang digunakan, hingga menikmatinya, terlebih letaknya di daerah pegunungan, ada keintiman yang tercipta. Makanan asli bisa disajikan ibu-ibu rumah tangga atau para pemilik rumah. Jadi, homestay dapat menjadi titik akomodasi dan tamu datang bukan sekadar menginap. Baca Juga : Jadwal Pelatihan Hotel Hygiene dan Sanitation 2023 Outline Materi Wisata Homestay di Daerah Pegunungan:

Pelatihan Wisata Homestay di Daerah Pegunungan Read More »

Bimtek Pariwisata Desa Wisata

Jogja Tama Tri Cita – Pengembangan desa wisata dianggap sebagai salah satu langkah nyata dalam pemulihan ekonomi negara. Melalui Desa wisata, penyaluran bantuan dapat ditargetkan tepat sasaran dengan manfaat yang berdampak langsung kepada masyarakat, khususnya para pelaku UMKM (UMKM) yang terdampak Pandemi Covid-19. Desa wisata menjadi salah satu cara untuk memulihkan perekonomian Indonesia, khususnya di sektor industri pariwisata. Desa wisata tersebut diciptakan guna menjadikan desa wisata Indonesia sebagai destinasi wisata berkelas dunia dan berdaya asing di tengah pandemi seperti sekarang ini. Selain itu, Desa wisata juga mampu mendorong pembangunan daerah, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta sebagai ajang promosi potensi desa wisata kepada wisatawan domestik maupun mancanegara. Baca Juga : Tour Leader Umroh Haji Diciptakannya desa wisata diharapkan dapat mendorong semua pelaku wisata dan industri kreatif untuk dapat menjadikan desa wisata mampu berkembang dalam menopang perekonomian bangsa Indonesia menjadi kuat, dan bangkit kembali dari dampak Covid-19 yang dirasakan secara dampak ekonominya, maupun dampak sosial, dan kesejahteraan masyarakat desa. Upaya pengembangan desa wisata berfokus pada pengembangan pariwisata berkelanjutan. Yang mana dalam hal ini berfokus pada tiga aspek: berkelanjutan, sosial lingkungan dan ekonomi. Terlebih pada saat ini tren pariwisata masyarakat berubah dengan lebih menyukai wisata alam. Desa wisata memiliki prospek yang bagus dan terpenting adalah pemberdayaan tenaga lokal sebagai penggeraknya. Untuk informasi kerjasama serta Pelatihan dan Bimtek Pariwisata Desa Wisata dapat menghubungi Admin Kami di nomer 0812-1501-7910. Jadwal Bimtek Pariwisata Desa Wisata Angkatan 1, 13-14 Januari 2022Angkatan 2, 17-18 Februari 2022Angkatan 3, 17-18 Maret 2022Angkatan 4, 13-14 April 2022Angkatan 5, 10-11 Mei 2022Angkatan 6, 16-17 Juni 2022Angkatan 7, 14-15 Juli 2022Angkatan 8, 10-11 Agustus 2022Angkatan 9, 8-9 September 2022Angkatan 10, 13-14 Oktober 2022Angkatan 11, 17-18 November 2022Angkatan 12, 15-16 Desember 2022

Bimtek Pariwisata Desa Wisata Read More »

Desa Wisata Solusi Pulihkan Pariwisata di Indonesia

Jogja Tama Tri Cita – Bimtek Pariwisata Desa Wisata – Pengembangan desa wisata dianggap sebagai salah satu langkah nyata dalam pemulihan ekonomi negara. Melalui Desa wisata, penyaluran bantuan dapat ditargetkan tepat sasaran dengan manfaat yang berdampak langsung kepada masyarakat, khususnya para pelaku UMKM (UMKM) yang terdampak Pandemi Covid-19. Desa wisata menjadi salah satu cara untuk memulihkan perekonomian Indonesia, khususnya di sektor industri pariwisata. Desa wisata tersebut diciptakan guna menjadikan desa wisata Indonesia sebagai destinasi wisata berkelas dunia dan berdaya asing di tengah pandemi seperti sekarang ini. Baca Juga : Pendampingan Pemandu Wisata Eco Park Kab. Sragen Selain itu, Desa wisata juga mampu mendorong pembangunan daerah, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta sebagai ajang promosi potensi desa wisata kepada wisatawan domestik maupun mancanegara. Diciptakannya desa wisata diharapkan dapat mendorong semua pelaku wisata dan industri kreatif untuk dapat menjadikan desa wisata mampu berkembang dalam menopang perekonomian bangsa Indonesia menjadi kuat, dan bangkit kembali dari dampak Covid-19 yang dirasakan secara dampak ekonominya, maupun dampak sosial, dan kesejahteraan masyarakat desa. Upaya pengembangan desa wisata berfokus pada pengembangan pariwisata berkelanjutan. Yang mana dalam hal ini berfokus pada tiga aspek: berkelanjutan, sosial lingkungan dan ekonomi. Terlebih pada saat ini tren pariwisata masyarakat berubah dengan lebih menyukai wisata alam. Desa wisata memiliki prospek yang bagus dan terpenting adalah pemberdayaan tenaga lokal sebagai penggeraknya. Untuk informasi kerjasama serta Pelatihan dan Sertifikasi Manajemen Akuntansi Perhotelan dapat menghubungi Admin Kami di nomer 0812-1501-7910. Jadwal Bimtek Pariwisata Desa Wisata Angkatan 1, 13-14 Januari 2023Angkatan 2, 17-18 Februari 2023Angkatan 3, 17-18 Maret 2023Angkatan 4, 13-14 April 2023Angkatan 5, 10-11 Mei 2023Angkatan 6, 16-17 Juni 2023Angkatan 7, 14-15 Juli 2023Angkatan 8, 10-11 Agustus 2023Angkatan 9, 8-9 September 2023Angkatan 10, 13-14 Oktober 2023Angkatan 11, 17-18 November 2023Angkatan 12, 15-16 Desember 2023

Desa Wisata Solusi Pulihkan Pariwisata di Indonesia Read More »

Bimtek Pariwisata Desa Wisata

Jogja Tama Tri Cita – Pengembangan desa wisata dianggap sebagai salah satu langkah nyata dalam pemulihan ekonomi negara. Melalui Desa wisata, penyaluran bantuan dapat ditargetkan tepat sasaran dengan manfaat yang berdampak langsung kepada masyarakat, khususnya para pelaku UMKM (UMKM) yang terdampak Pandemi Covid-19. Desa wisata menjadi salah satu cara untuk memulihkan perekonomian Indonesia, khususnya di sektor industri pariwisata. Desa wisata tersebut diciptakan guna menjadikan desa wisata Indonesia sebagai destinasi wisata berkelas dunia dan berdaya asing di tengah pandemi seperti sekarang ini. Selain itu, Desa wisata juga mampu mendorong pembangunan daerah, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta sebagai ajang promosi potensi desa wisata kepada wisatawan domestik maupun mancanegara. Baca Juga : Pendampingan Pemandu Wisata Eco Park Kab. Sragen Diciptakannya desa wisata diharapkan dapat mendorong semua pelaku wisata dan industri kreatif untuk dapat menjadikan desa wisata mampu berkembang dalam menopang perekonomian bangsa Indonesia menjadi kuat, dan bangkit kembali dari dampak Covid-19 yang dirasakan secara dampak ekonominya, maupun dampak sosial, dan kesejahteraan masyarakat desa. Upaya pengembangan desa wisata berfokus pada pengembangan pariwisata berkelanjutan. Yang mana dalam hal ini berfokus pada tiga aspek: berkelanjutan, sosial lingkungan dan ekonomi. Terlebih pada saat ini tren pariwisata masyarakat berubah dengan lebih menyukai wisata alam. Desa wisata memiliki prospek yang bagus dan terpenting adalah pemberdayaan tenaga lokal sebagai penggeraknya. Untuk informasi kerjasama serta Pelatihan dan Sertifikasi Manajemen Akuntansi Perhotelan dapat menghubungi Admin Kami di nomer 0812-1501-7910. Jadwal Bimtek Pariwisata Desa Wisata Angkatan 1, 13-14 Januari 2022Angkatan 2, 17-18 Februari 2022Angkatan 3, 17-18 Maret 2022Angkatan 4, 13-14 April 2022Angkatan 5, 10-11 Mei 2022Angkatan 6, 16-17 Juni 2022Angkatan 7, 14-15 Juli 2022Angkatan 8, 10-11 Agustus 2022Angkatan 9, 8-9 September 2022Angkatan 10, 13-14 Oktober 2022Angkatan 11, 17-18 November 2022 Angkatan 12, 15-16 Desember 2022

Bimtek Pariwisata Desa Wisata Read More »

Pengelolaan Desa Wisata dan Daya Tarik Wisata

Jogja Tama Tri Cita – Kegiatan Pendampingan Pengelolaan Desa Wisata dan Daya Tarik Wisata (DTW) tahun 2022 yang dicanangkan oleh Badan Pelaksana Otorita Borobudur (BOB) bersama dengan Jogja Tourism Training Center (JTTC) resmi dibuka dengan berlokasi di Desa Pagerharjo, Kulon Progo. Jalinan kerjasama tersebut bukan kali pertama dilakukan, melainkan tahun ini merupakan tahun ketiga Badan Pelaksana Otorita Borobudur melakukan kerjasama. Rangkaian acara pembukaan pelatihan dan pendampingan pengelolaan desa wisata dan daya tarik wisata tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata DIY, Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Borobudur, Kepala Dinas Pariwisata Kab. Kulonprogo, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kab. Magelang, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kab. Purworejo, Direktur Utama JTTC, Kepala Desa dan Ketua Pokdarwis Desa Pandanrejo, Sedayu, Benowo, Ngargoretno, Ngargosari, Gerbosari, dan Pagerharjo. Baca Juga : Disnaker Membuka Diklat Usaha Makanan dan Minuman Kekinian Peserta dalam kegiatan Pelatihan dan Pendampingan Desa Wisata terdapat sebanyak tujuh desa yang tersebar di tiga kabupaten provinsi Jawa Tengah dan Yogyakarta. Ketujuh desa tersebut Desa Pagerharjo, Desa Gerbosari, Desa Ngargosari, Desa Sedayu, Desa Benowo, Desa Pandanrejo dan Desa Ngargoretno yang menjadi sasaran pelatihan tersebut nantinya diharapkan dapat membawa angin segar sebagai pendukung daya tarik destinasi wisata nasional Borobudur Highland. Selain itu harapan dari diadakannya Kegiatan Pelatihan dan Pendampingan Pengelolaan Desa Wisata dan Daya Tarik Wisata sekitar Borobudur Highland itu bertujuan untuk mempersiapkan travel package Borobudur Highland yang nantinya dapat menyambut wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Serta membantu dalam meningkatkan kualitas pariwisata yang terdapat di sana. Terlebih lagi desa-desa di kawasan pariwisata telah memiliki potensi untuk memajukan sektor pariwisata. Untuk informasi, pendaftaran dan kerjasama di bidang pelatihan food and beverage dapat menghubungi Mira (0812-3299-9470).

Pengelolaan Desa Wisata dan Daya Tarik Wisata Read More »