pelatihan sdm pariwisata

tour guide

Urgensi Pelatihan Tour Guide dalam PERMENPAREKRAF

Jogja Tama Tri Cita – Pariwisata merupakan salah satu sektor strategis yang memiliki peran dan kontribusi penting dalam pembangunan perekonomian nasional maupun daerah. Kemajuan dan kesejahteraan ekonomi yang semakin tinggi telah menjadikan pariwisata sebagai bagian pokok dari kebutuhan atau gaya hidup manusia. Bahkan telah menggerakkan jutaan manusia untuk mengenal alam dan budaya ke belahan dunia lainnya. Bila kita mengacu ke dalam konstitusi, yaitu Undang-Undang Republik Indonesia nomor 9 tahun 1990 tentang Kepariwisataan, pariwisata didefinisikan sebagai segala sesuatau yang berhubungan dengan wisata, termasuk obyek dan daya tarik wisata serta usaha-usaha yang terkait di bidang tersebut. Sementara pengertian pariwisata dalam The World Tourism Organization (UNWTO) adalah fenomena sosial, budaya, dan ekonomi yang melibatkan perpindahan orang ke negara atau tempat di luar lingkungan biasanya untuk tujuan pribadi, bisnis, atau profesional. Dari pengertian-pengertian di atas, dapat kita simpulkan bahwa pariwisata berhubungan dengan aspek-aspek lain. Salah satu aspek yang berhubungan dengan pariwisata tersebut adalah budaya. Karena budaya merupakan seluruh sistem gagasan dan rasa, tindakan, serta karya yang dihasilkan oleh manusia dalam kehidupan bermasyarakat yang dijadikan miliknya dengan cara belajar (Koentjaraningrat). Baca Juga : Pelatihan Manajemen Pengelolaan Rumah Kost Guna meningkatkan kualitas tata kelola destinasi pariwisata dan kapasitas sumber daya manusia bidang pariwisata, pemerintah melalui Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia nomor 4 tahun 2022 memberi petunjuk teknis tentang penggunaan dana alokasi khusus nonfisik dana pelayanan kepariwisataan. Termasuk di dalamnya pelatihan pemandu wisata budaya yang meliputi cagar budaya: museum, keraton, candi. Pelatihan pemandu wisata budaya bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, motivasi, dan kompetensi para pemandu wisata budaya agar dapat meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan pemanduan wisata kepada wisatawan. Metode pelatihannya berupa penyampaian materi, diskusi dan kerja kelompok, serta praktik/latihan. Pokok materi pelatihan pemandu wisata budaya meliputi penyelenggaraan pemanduan wisata budaya; merencanakan, mempersiapkan, dan melaksanakan pemanduan wisata budaya; informasi tentang kebudayaan dan cagar budaya untuk pemandu wisata budaya; interpretasi dalam pemanduan wisata budaya; dan penyelenggaraan kegiatan wisata budaya pada masa penanganan Covid-19. Kelima materi tersebut berbentuk paparan. Selain itu, ada materi diskusi kelompok evaluasi terhadap praktik pemandu wisata budaya yang telah dilakukan oleh peserta pelatihan dan materi praktik kepemanduan wisata budaya. Jogja Tama Tri Cita (JTTC) sebagai sebuah lembaga pelatihan dan pengembangan SDM umum dan bidang pariwisata yang didirikan oleh kolaborasi UGM, ASITA DIY, dan PHRI DIY, juga memberikan service pelatihan tersebut. Dalam memberikan pelatihan, JTTC telah berkompeten dengan dipercayai dinas dan instansi di Indonesia. Untuk informasi mengenai pelatihan dan kerjasama di bidang pariwisata dapat menghubungi Mira (0812-1501-7910).

Urgensi Pelatihan Tour Guide dalam PERMENPAREKRAF Read More »

konsultan

Tingkatkan Ekonomi Kreatif dengan Perkuat Pariwisata

Jogja Tama Tri Cita – Ekonomi Kreatif Pariwisata – Indonesia dikenal dengan keberagaman budaya yang dimiliki, juga potensi-potensi lainnya, seperti kuliner, alam, sejarah dan lain sebagainya. Dengan keberagaman tersebut, tak salah untuk pemerintah menjadikan sektor pariwisata sebagai program pembangunan prioritas yang terus digalakkan. Diketahui bersama bahwa sektor pariwisata dalam beberapa tahun terakhir mampu memberikan usmbangsihnya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Selain itu, sektor pariwisata menjadi sektor yang berhasil dalam mengurangi angka pengangguran yaitu dengan cara membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya bagi masyarakat, khususnya masyarakat di sekitar daya tarik wisata. Sementara itu, pada era globalisasi seperti sekarang ini membuat perkembangan teknologi, informasi dan komunikasi semakin meningkat seiring berkembangnya zaman atau disebut dengan globalisasi. Pada fenomena ini, tidak dapat dipungkiri memberikan dampak positif maupun negatif. Serta harus diakui bahwa kemunculan internet sekaligus digitalisasi telah membawa banyak dampak positif juga pada segala sisi kehidupan, khususnya sektor pariwisata. Baca Juga : Pelatihan Owner Catering Kehadiran internet dan digitalisasi memberikan sumbangsih yang luar biasa untuk penghematan biaya operasional dan penggunaan waktu. Dengan begitu, diperlukan perencanaan Teknik pemasaran yang baik, tepat dan matang yang berkaitan dengan digitalisasi. Sebab digitalisasi akan sangat berguna untuk kegiatan pemasaran digital jika dimanfaatkan dengan baik dan terstruktur. Akan tetapi banyak aktor-aktor daya tarik wisata yang belum dapat mengoptimalkan penggunaan teknologi dan internet dari segi pemasaran digital destinasi wisata. Oleh sebab itu dibutuhkan pelatihan atau bimbingan teknis (Bimtek Pariwisata) yang mampu memberikan gambaran strategi yang dapat diambil dalam pemanfaatan digitalisasi untuk prospek destinasi wisata yang lebih baik. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Pelatihan / Bimtek Tingkatkan Ekonomi Kreatif dengan Perkuat Pariwisata dapat menghubungi Admin kami di 081215017910 Jadwal Pelatihan / Bimtek Pariwisata Angkatan 1, 6-7 Januari 2023Angkatan 2, 3-4 Februari 2023Angkatan 3, 10-11 Maret 2023Angkatan 4, 7-8 April 2023Angkatan 5,18-19 Mei 2023Angkatan 6, 23-24 Juni 2023Angkatan 7, 7-8 Juli 2023Angkatan 8, 4-5 Agustus 2023Angkatan 9, 1-2 September 2023Angkatan 10, 6-7 Oktober 2023Angkatan 11, 10-11 November 2023Angkatan 12, 15-16 Desember 2023

Tingkatkan Ekonomi Kreatif dengan Perkuat Pariwisata Read More »

Bimtek Pariwisata Desa Wisata

Jogja Tama Tri Cita – Pengembangan desa wisata dianggap sebagai salah satu langkah nyata dalam pemulihan ekonomi negara. Melalui Desa wisata, penyaluran bantuan dapat ditargetkan tepat sasaran dengan manfaat yang berdampak langsung kepada masyarakat, khususnya para pelaku UMKM (UMKM) yang terdampak Pandemi Covid-19. Desa wisata menjadi salah satu cara untuk memulihkan perekonomian Indonesia, khususnya di sektor industri pariwisata. Desa wisata tersebut diciptakan guna menjadikan desa wisata Indonesia sebagai destinasi wisata berkelas dunia dan berdaya asing di tengah pandemi seperti sekarang ini. Selain itu, Desa wisata juga mampu mendorong pembangunan daerah, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta sebagai ajang promosi potensi desa wisata kepada wisatawan domestik maupun mancanegara. Baca Juga : Tour Leader Umroh Haji Diciptakannya desa wisata diharapkan dapat mendorong semua pelaku wisata dan industri kreatif untuk dapat menjadikan desa wisata mampu berkembang dalam menopang perekonomian bangsa Indonesia menjadi kuat, dan bangkit kembali dari dampak Covid-19 yang dirasakan secara dampak ekonominya, maupun dampak sosial, dan kesejahteraan masyarakat desa. Upaya pengembangan desa wisata berfokus pada pengembangan pariwisata berkelanjutan. Yang mana dalam hal ini berfokus pada tiga aspek: berkelanjutan, sosial lingkungan dan ekonomi. Terlebih pada saat ini tren pariwisata masyarakat berubah dengan lebih menyukai wisata alam. Desa wisata memiliki prospek yang bagus dan terpenting adalah pemberdayaan tenaga lokal sebagai penggeraknya. Untuk informasi kerjasama serta Pelatihan dan Bimtek Pariwisata Desa Wisata dapat menghubungi Admin Kami di nomer 0812-1501-7910. Jadwal Bimtek Pariwisata Desa Wisata Angkatan 1, 13-14 Januari 2022Angkatan 2, 17-18 Februari 2022Angkatan 3, 17-18 Maret 2022Angkatan 4, 13-14 April 2022Angkatan 5, 10-11 Mei 2022Angkatan 6, 16-17 Juni 2022Angkatan 7, 14-15 Juli 2022Angkatan 8, 10-11 Agustus 2022Angkatan 9, 8-9 September 2022Angkatan 10, 13-14 Oktober 2022Angkatan 11, 17-18 November 2022Angkatan 12, 15-16 Desember 2022

Bimtek Pariwisata Desa Wisata Read More »

Pelatihan Digitalisasi Pariwisata 2023

Jogja Tama Tri Cita – Indonesia dikenal dengan keberagaman budaya yang dimiliki, juga potensi-potensi lainnya, seperti kuliner, alam, sejarah dan lain sebagainya. Dengan keberagaman tersebut, tak salah untuk pemerintah menjadikan sektor pariwisata sebagai program pembangunan prioritas yang terus digalakkan. Diketahui bersama bahwa sektor pariwisata dalam beberapa tahun terakhir mampu memberikan usmbangsihnya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Selain itu, sektor pariwisata menjadi sektor yang berhasil dalam mengurangi angka pengangguran yaitu dengan cara membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya bagi masyarakat, khususnya masyarakat di sekitar daya tarik wisata. Sementara itu, pada era globalisasi seperti sekarang ini membuat perkembangan teknologi, informasi dan komunikasi semakin meningkat seiring berkembangnya zaman atau disebut dengan globalisasi. Pada fenomena ini, tidak dapat dipungkiri memberikan dampak positif maupun negatif. Serta harus diakui bahwa kemunculan internet sekaligus digitalisasi telah membawa banyak dampak positif juga pada segala sisi kehidupan, khususnya sektor pariwisata. Baca Juga : Pendampingan Pemandu Wisata Eco Park Kab. Sragen Kehadiran internet dan digitalisasi memberikan sumbangsih yang luar biasa untuk penghematan biaya operasional dan penggunaan waktu. Dengan begitu, diperlukan perencanaan Teknik pemasaran yang baik, tepat dan matang yang berkaitan dengan digitalisasi. Sebab digitalisasi akan sangat berguna untuk kegiatan pemasaran digital jika dimanfaatkan dengan baik dan terstruktur. Akan tetapi banyak aktor-aktor daya tarik wisata yang belum dapat mengoptimalkan penggunaan teknologi dan internet dari segi pemasaran digital destinasi wisata. Oleh sebab itu dibutuhkan pelatihan atau bimbingan teknis (Bimtek Pariwisata) yang mampu memberikan gambaran strategi yang dapat diambil dalam pemanfaatan digitalisasi untuk prospek destinasi wisata yang lebih baik. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Pelatihan / Bimtek Tingkatkan Ekonomi Kreatif dengan Perkuat Pariwisata dapat menghubungi Admin kami di 081215017910 Jadwal Pelatihan / Bimtek Digitalisasi Pariwisata Angkatan 1, 27-28 Januari 2023 Angkatan 2, 8-9 Februari 2023 Angkatan 3, 23-24 Maret 2023 Angkatan 4, 27-28 April 2023 Angkatan 5, 25-26 Mei 2023 Angkatan 6, 28-29 Juni 2023 Angkatan 7, 27-28 Juli 2023 Angkatan 8, 18-19 Agustus 2023 Angkatan 9, 28-29 September 2023 Angkatan 10, 26-27 Oktober 2023 Angkatan 11, 16-17 November 2023 Angkatan 12, 28-29 Desember 2023

Pelatihan Digitalisasi Pariwisata 2023 Read More »

Tour Leader Umroh Haji

Jogja Tama Tri Cita – Tour leader atau pemimpin perjalanan, akrab kita sebut dengan ketua rombongan. Tour leader adalah seseorang yang bertugas sebagai pemimpin rombongan dalam suatu perjalanan. Jika ada sesuatu yang terjadi dengan rombongan tersebut, maka tour leader lah yang bertanggung jawab untuk menanganinya. Bisa dikatakan, tugas dan tanggung jawab seorang tour leader cukup berat. Apalagi yang dipimpin adalah sebuah rombongan umroh, maka tanggung jawabnya bertambah lagi. Memastikan ibadahnya lancar dan pulang dengan predikat mabrur adalah salah satu tugas yang diemban tour leader umroh. Baca Juga : Bimtek Pariwisata Desa Wisata Untuk dapat menjadi seorang Tour Leader Umroh Haji, maka diperlukan pelatihan. Dalam pelatihan tersebut akan disampaikan materi antara lain: Untuk informasi dan pendaftaran dapat menghubungi Admin kami di 0812-1501-7910 Jadwal Pelatihan Tour Leader Ibadah Haji dan Umroh Angkatan 1, 6-7 Januari 2023 Angkatan 2, 3-4 Februari 2023 Angkatan 3, 10-11 Maret 2023 Angkatan 4, 7-8 April 2023 Angkatan 5,18-19 Mei 2023 Angkatan 6, 23-24 Juni 2023 Angkatan 7, 7-8 Juli 2023 Angkatan 8, 4-5 Agustus 2023 Angkatan 9, 1-2 September 2023 Angkatan 10, 6-7 Oktober 2023 Angkatan 11, 10-11 November 2023 Angkatan 12, 15-16 Desember 2023

Tour Leader Umroh Haji Read More »

Desa Wisata Solusi Pulihkan Pariwisata di Indonesia

Jogja Tama Tri Cita – Bimtek Pariwisata Desa Wisata – Pengembangan desa wisata dianggap sebagai salah satu langkah nyata dalam pemulihan ekonomi negara. Melalui Desa wisata, penyaluran bantuan dapat ditargetkan tepat sasaran dengan manfaat yang berdampak langsung kepada masyarakat, khususnya para pelaku UMKM (UMKM) yang terdampak Pandemi Covid-19. Desa wisata menjadi salah satu cara untuk memulihkan perekonomian Indonesia, khususnya di sektor industri pariwisata. Desa wisata tersebut diciptakan guna menjadikan desa wisata Indonesia sebagai destinasi wisata berkelas dunia dan berdaya asing di tengah pandemi seperti sekarang ini. Baca Juga : Pendampingan Pemandu Wisata Eco Park Kab. Sragen Selain itu, Desa wisata juga mampu mendorong pembangunan daerah, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta sebagai ajang promosi potensi desa wisata kepada wisatawan domestik maupun mancanegara. Diciptakannya desa wisata diharapkan dapat mendorong semua pelaku wisata dan industri kreatif untuk dapat menjadikan desa wisata mampu berkembang dalam menopang perekonomian bangsa Indonesia menjadi kuat, dan bangkit kembali dari dampak Covid-19 yang dirasakan secara dampak ekonominya, maupun dampak sosial, dan kesejahteraan masyarakat desa. Upaya pengembangan desa wisata berfokus pada pengembangan pariwisata berkelanjutan. Yang mana dalam hal ini berfokus pada tiga aspek: berkelanjutan, sosial lingkungan dan ekonomi. Terlebih pada saat ini tren pariwisata masyarakat berubah dengan lebih menyukai wisata alam. Desa wisata memiliki prospek yang bagus dan terpenting adalah pemberdayaan tenaga lokal sebagai penggeraknya. Untuk informasi kerjasama serta Pelatihan dan Sertifikasi Manajemen Akuntansi Perhotelan dapat menghubungi Admin Kami di nomer 0812-1501-7910. Jadwal Bimtek Pariwisata Desa Wisata Angkatan 1, 13-14 Januari 2023Angkatan 2, 17-18 Februari 2023Angkatan 3, 17-18 Maret 2023Angkatan 4, 13-14 April 2023Angkatan 5, 10-11 Mei 2023Angkatan 6, 16-17 Juni 2023Angkatan 7, 14-15 Juli 2023Angkatan 8, 10-11 Agustus 2023Angkatan 9, 8-9 September 2023Angkatan 10, 13-14 Oktober 2023Angkatan 11, 17-18 November 2023Angkatan 12, 15-16 Desember 2023

Desa Wisata Solusi Pulihkan Pariwisata di Indonesia Read More »

konsultan

Bimtek Digitalisasi Pariwisata

Jogja Tama Tri Cita-Indonesia dikenal dengan keberagaman budaya yang dimiliki, juga potensi-potensi lainnya, seperti kuliner, alam, sejarah dan lain sebagainya. Dengan keberagaman tersebut, tak salah untuk pemerintah menjadikan sektor pariwisata sebagai program pembangunan prioritas yang terus digalakkan. Diketahui bersama bahwa sektor pariwisata dalam beberapa tahun terakhir mampu memberikan usmbangsihnya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Selain itu, sektor pariwisata menjadi sektor yang berhasil dalam mengurangi angka pengangguran yaitu dengan cara membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya bagi masyarakat, khususnya masyarakat di sekitar daya tarik wisata. Sementara itu, pada era globalisasi seperti sekarang ini membuat perkembangan teknologi, informasi dan komunikasi semakin meningkat seiring berkembangnya zaman. Pada fenomena ini, tidak dapat dipungkiri memberikan dampak positif maupun negatif. Serta harus diakui bahwa kemunculan internet sekaligus digitalisasi telah membawa banyak dampak positif juga pada segala sisi kehidupan, khususnya sektor pariwisata. Baca Juga : Bimtek Pariwisata Desa Wisata Kehadiran internet dan digitalisasi memberikan sumbangsih yang luar biasa untuk penghematan biaya operasional dan penggunaan waktu. Dengan begitu, diperlukan perencanaan Teknik pemasaran yang baik, tepat dan matang yang berkaitan dengan digitalisasi. Sebab digitalisasi akan sangat berguna untuk kegiatan pemasaran digital jika dimanfaatkan dengan baik dan terstruktur. Akan tetapi banyak aktor-aktor daya tarik wisata yang belum dapat mengoptimalkan penggunaan teknologi dan internet dari segi pemasaran digital destinasi wisata. Oleh sebab itu dibutuhkan pelatihan atau bimbingan teknis (Bimtek) yang mampu memberikan gambaran strategi yang dapat diambil dalam pemanfaatan digitalisasi untuk prospek destinasi wisata yang lebih baik. Jadwal Pelatihan Digitalisasi Pariwisata Angkatan 1, 27-28 Januari 2022Angkatan 2, 8-9 Februari 2022Angkatan 3, 23-24 Maret 2022Angkatan 4, 27-28 April 2022Angkatan 5, 25-26 Mei 2022Angkatan 6, 28-29 Juni 2022Angkatan 7, 27-28 Juli 2022Angkatan 8, 18-19 Agustus 2022Angkatan 9, 28-29 September 2022Angkatan 10, 26-27 Oktober 2022Angkatan 11, 16-17 November 2022Angkatan 12, 28-29 Desember 2022 Untuk informasi lebih lanjut mengenai Pelatihan / Bimtek Digitalisasi Pariwisata dapat menghubungi Admin kami di 081215017910

Bimtek Digitalisasi Pariwisata Read More »

Bimtek Pariwisata Desa Wisata

Jogja Tama Tri Cita – Pengembangan desa wisata dianggap sebagai salah satu langkah nyata dalam pemulihan ekonomi negara. Melalui Desa wisata, penyaluran bantuan dapat ditargetkan tepat sasaran dengan manfaat yang berdampak langsung kepada masyarakat, khususnya para pelaku UMKM (UMKM) yang terdampak Pandemi Covid-19. Desa wisata menjadi salah satu cara untuk memulihkan perekonomian Indonesia, khususnya di sektor industri pariwisata. Desa wisata tersebut diciptakan guna menjadikan desa wisata Indonesia sebagai destinasi wisata berkelas dunia dan berdaya asing di tengah pandemi seperti sekarang ini. Selain itu, Desa wisata juga mampu mendorong pembangunan daerah, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta sebagai ajang promosi potensi desa wisata kepada wisatawan domestik maupun mancanegara. Baca Juga : Pendampingan Pemandu Wisata Eco Park Kab. Sragen Diciptakannya desa wisata diharapkan dapat mendorong semua pelaku wisata dan industri kreatif untuk dapat menjadikan desa wisata mampu berkembang dalam menopang perekonomian bangsa Indonesia menjadi kuat, dan bangkit kembali dari dampak Covid-19 yang dirasakan secara dampak ekonominya, maupun dampak sosial, dan kesejahteraan masyarakat desa. Upaya pengembangan desa wisata berfokus pada pengembangan pariwisata berkelanjutan. Yang mana dalam hal ini berfokus pada tiga aspek: berkelanjutan, sosial lingkungan dan ekonomi. Terlebih pada saat ini tren pariwisata masyarakat berubah dengan lebih menyukai wisata alam. Desa wisata memiliki prospek yang bagus dan terpenting adalah pemberdayaan tenaga lokal sebagai penggeraknya. Untuk informasi kerjasama serta Pelatihan dan Sertifikasi Manajemen Akuntansi Perhotelan dapat menghubungi Admin Kami di nomer 0812-1501-7910. Jadwal Bimtek Pariwisata Desa Wisata Angkatan 1, 13-14 Januari 2022Angkatan 2, 17-18 Februari 2022Angkatan 3, 17-18 Maret 2022Angkatan 4, 13-14 April 2022Angkatan 5, 10-11 Mei 2022Angkatan 6, 16-17 Juni 2022Angkatan 7, 14-15 Juli 2022Angkatan 8, 10-11 Agustus 2022Angkatan 9, 8-9 September 2022Angkatan 10, 13-14 Oktober 2022Angkatan 11, 17-18 November 2022 Angkatan 12, 15-16 Desember 2022

Bimtek Pariwisata Desa Wisata Read More »

Pendampingan Pemandu Wisata Eco Park Kab. Sragen

Jogja Tama Tri Cita – Jogja Tama Tri Cita (JTTC) berkesempatan untuk bekerjasama dengan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kab. Sragen kesekian kalinya. Bentuk kerjasama yang dilakukan pada kali ini berupa Pelatihan Pariwisata di bidang Pemandu Wisata Buatan Ecopark di Kab. Sragen. Pelatihan pariwisata ini dengan menyasar peserta pelatihan yaitu aktor-aktor pariwisata yang bekerja sebagai pemandu wisata di Kab. Sragen. Pelatihan pariwisata ini dilakukan sebanyak tiga kali dan satu kali yaitu berupa kunjungan ke tempat wisata buatan Ecopark Kab. Sragen. Selama pelatihan pariwisata ini didampingi oleh trainer-trainer akademisi dan praktisi yang telah berkompeten di bidangnya yaitu di bidang pendampingan daya tarik wisata, baik itu daya tarik wisata alami maupun buatan. Baca Juga : Peningkatan Mutu Manajemen UMKM oleh Disnaker Gunungkidul Pada pelatihan pertama dilakukan selama empat hari, yaitu tertanggal pada 18-21 April 2022 bertempatan di Ndayu Park Sragen. Pada pelatihan pertama para trainer yang tergabung dari akademisi dan praktisi memberikan materi sebagai berikut pengetahuan dasar Ecopark, standar presentasi personal Pramuwisata, dan Guiding Technique  Pemandu Wisata Buatan. Kemudian pada hari kedua, pelatihan pariwisata ini membawakan materi berupa, mengembangkan dan memelihara pengetahuan tentang Ekowisata, mengkoordinasikan dan mengoperasikan perjalanan Ekowisata, menyiapkan dan menyajikan informasi Ekowisata. Selanjutnya pada hari ketiga pelatihan pariwisata pendampingan pemandu wisata buatan Ecopark, membawakan materi yaitu menerapkan kegiatan wisata yang meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan dan sosial budaya, dan lain sebagainya. Harapan dari dilaksanakannya pelatihan pariwisata pendampingan pemandu wisata buatan Ecopark Kab. Sragen adalah untuk menciptakan actor-aktor pariwisata untuk lebih siap dalam menyambut dan melayani wisatawan baik lokal maupun mancanegara dengan lebih baik dan kompeten ketika berkunjung ke tempat wisata buatan ecopark yang terdapat di Kab. Sragen. Untuk informasi mengenai kerjasama di bidang pariwisata dan pendampingan pariwisata dapat menghubungi Mira (0812-1501-7910)

Pendampingan Pemandu Wisata Eco Park Kab. Sragen Read More »

Peningkatan Mutu Manajemen UMKM oleh Disnaker Gunungkidul

Jogja Tama Tri Cita –  Manajemen keuangan merupakan masalah yang sering dijumpai dalam pengelolaan UMKM di Indonesia. Terlebih jika melihat kondisi saat ini tengah berada di kondisi pandemi yang mana sedikit banyak memberikan dampak bagi keberlangsungan operasional UMKM. Terdapat banyak UMKM yang tidak dibekali dengan ilmu manajemen keuangan seperti rencana permodalan dalam jangka pendek/panjang, pencatatan transaksi keuangan, mengontrol kas usaha dan lain sebagainya. Tanpa adanya pembekalan ilmu tersebut, seringkali kita temukan UMKM hanya bermodal nekat dan cenderung mengabaikan kemampuan dan pengetahuan manajerial keuangan yang dibutuhkan dalam berwirausaha. Bagi pelaku-pelaku UMKM yang kurang atau tidak memiliki bekal manajemen keuangan yang ditempuh melalui Pendidikan formal, akan lebih banyak mengandalkan perkiraan logika yang dimiliki. Baca Juga : Pengelolaan Desa Wisata dan Daya Tarik Wisata Diadakannya pelatihan mengenai pengelolaan manajemen keuangan tentu diperlukan, untuk memberikan wawasan atau pengetahuan mengenai aliran kas masuk dan keluar uang kas setiap bulan. Sehingga operasional UMKM tersebut dapat berjalan lebih efektif serta efisien. Pelatihan-pelatihan manajemen keuangan tersebut berupa pencatatan penjurnalan, emposting buku besar, neraca, laporan laba rugi, laporan ekuitas serta laporan arus kas. Diklat yang diadakan oleh JTTC dan Dinas Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Ketenagakerjaan bidang UMKM Gunungkidul memberikan materi kepada para pelaku UMKM diantaranya : Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan oleh JTTC tersebut dilaksanakan di Omah Kayu, Wonosari tentu saja memberikan ilmu pemahaman yang baru bagi pelaku-pelaku UMKM mengenai manajemen keuangan usaha. Melalui trainer-trainer JTTC yang berkompeten di bidangnya, materi-materi tersebut dapat disalurkan dengan baik kepada para peserta. Untuk informasi, pendaftaran dan kerjasama di bidang pelatihan dapat menghubungi Mira (081215017910)

Peningkatan Mutu Manajemen UMKM oleh Disnaker Gunungkidul Read More »